Kamis, 27 Oktober 2016

Nelangsa



Bagai tubuh rapuh tak bertulang
Lisan membungkam
Telinga hampa riuhnya dunia
Hanya mata yang berbicara.

Rindu berselimut haru
Tak kunjung terbalas jua
Duduk bersama waktu yang tak berdamai.

Seruan itu
Sayang...
Mengalun indah terdengar
Terlampau jauh dibelakang waktu
Ingin rasanya berbalik arah
Menelusuri baris-baris jalan yang basah

Tak mungkin oh tak mungkin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Comments System

disqus

Disqus Shortname

msora