Kembali
pada hal menulis. Menulis ialah merangkai kembali atau menuliskan kembali apa
yang pernah kita baca, apa yang kita dengar dan apa yang kita rasakan. Ya
benar, aku hanya menuliskan apa yang pernah aku baca. Dan kali ini aku menuliskan
apa yang aku rasa.
Jelas
terlihat sorot kebencian yang terpancar lewat matanya. Bukan masalah siapa yang
salah dan siapa yang benar tetapi tentang hati yang mau berdamai yang berarti
memaafkan atau membiarkan hati terus menyakiti sang pemilik kebencian.
Kebencian tidak akan hilang selama kita memeliharanya bahkan suatu saat
kebencian yang kita pelihara akan membunuh kita. Pembenci adalah orang yang
menggenggam bara api. Sesekali tersentuh saja terasa panas, apalagi jika
digenggam.
Bagaimana
rasanya ketika kita membenci seseorang? Ya sakit rasanya.
Bagaimana
rasanya ketika kita dibenci oleh seseorang? Sakit juga rasanya
Hanya
ada dua pilihan ketika kebencian itu datang, berdamai atau terus bergulat.
Sebagian orang memilih untuk memeliharanya hingga ia menjadi pendendam. Dalam
fikirannya hanya mencari bagaimana cara supaya orang yang dibenci merasakan
kesengsaraan, ketidakberuntungan, musibah, dan hal-hal lain yang mungkin akan
membuatnya menderita. Pembenci akan merasa bahagia saat semua hal buruk yang
diinginkan terjadi pada orang yang dibencinya. Sungguh pembenci itu sebenarnya
tidak bahagia. Hidupnya tidak tenang, hati dan fikirannya dipenuhi dengan
keburukan-keburukan. Dunia terasa sangat sempit baginya.
Sebagian
lain yang mungkin hanya dilakukan oleh orang-orang yang berhati seluas samudera
yang memilih untuk berdamai berarti memaafkan. Memadamkan api kebencian dengan
guyuran air sesegar air hujan. Api yang membara menjadi padam dan terasa
dingin. Alangkah sulit melakukannya. Tapi ingatlah bahwa memaafkan lebih baik
daripada memendam kebencian. Jangan nodai hati, fikiran, bahkan ibadah kita
hanya karena masih ada kebencian yang tersimpan dalam diri. Cuci hati, buang
noda kebencian, bersihkan sisa-sisanya,dan mulai memaafkan. Niscaya hidup kita
akan tenang..
Merenung
di suasana malam yang dingin..
Indramayu,
27 Okt 2016